Amas : Penjara KPK Layak Bagi Anies Buat Sembunyi Dari Hutang Pasca Pilpres

Direktur Eksekutif ATUM Institute Abdullah Amas menyebut Anies layak ditangkap dengan banyaknya dugaan Korupsi yang kuat menjeratnya andai KPK bergerak lebih cepat

“Mas Anies ga usah takut akan banyaknya hutang habis Pilpres, sembunyi saja dipenjara, kan banyak tuh dugaan KKN nya, syukur-syukur bantu ditemenin, kan bos besar-bos besar dari kalangan Parpol yang dekat Anies juga banyak dugaan KKN nya”ujar Amas.

Saat ini menurut Amas secara psikologis lingkaran Anies sudah sangat melemah. “Saya udah cek tuh lingkarannya di medsos kesibukannya banyak yang kembali ke dunia asal, tinggal Mas Anies aja persiapan koper buat dipenjara”tandas Amas

Pemilih NasDem Ke Prabowo

Banyaknya pemilih NasDem ke Prabowo juga menjadi perhatian ATUM Institute. Dalam salah satu temuan ATUM Institute, seorang Anggota NasDem Kabupaten Kediri di Jawa Timur mengaku kesulitan mencerna kalimat yang dibuat Anies. “Banyak ga masuk akal”kata erna (23 tahun) seorang Alumnus Fakultas Hukum. Lalu tim ATUM Institute kembali bertanya “kalau Ganjar bagaimana?” Erna spontan menjawab “Sama-Sama Gila dan sering buat kalimat tak masuk akal”ujarnya.

Tergerusnya suara pemilih NasDem dari Anies menandakan bahwa NasDem gagal menangkap aspirasi rakyat mengenai siapa Capres yang diinginkan akar rumput. Akibatnya alih-alih memenangkan pemilu, mesin NasDem macet saat mengusung Anies. Parpol tak boleh hanya mengandalkan materi terlebih materi dari menteri-menterinya yang ditangkap KPK, parpol perlu mendengar batin dan suara pemilihnya supaya maju dengan daya gedor bagus, pada kasus NasDem, kita melihat pemilih cuma dijadikan batu keset sedang partai seenaknya mendukung kader yang tak diinginkan akar rumput.

Check Also

Prabowo Dan Prof. Dasco, Kalam Dan Kuasa Membangun Dunia Dengan Indonesia Digdaya

Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute) Tiap membahas geopolitik dan krisis global, Prabowo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *