Cinta Ditolak, Hak Angket Bertindak, Oke Gas Inilah Balasan Telak Jokowi

Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute)

Letupan kecil berupa hak Angket yang diwacanakan 01 dan 03 sepertinya cuma menimbulkan gangguan politik yang tak bermakna besar.

Ini soal Cinta Ditolak, Rakyat menolak 01 dan 03 di TPS, tapi juga bisa jadi deal kekuasaan dimana 01 dan 03 tak jua deal posisi mana yang diraih jika ingin damai,

Hak Angket nampak semakin letoy kala Megawati disebut Hak Angket tak bertujuan menjatuhkan Presiden. NasDem juga bisa berbalik tiba-tiba karena dialah yang menyatakan siap asal PDIP maju duluan. Kalau PDIP maju lalu NasDem tiba-tiba lari bagaimana?

PDIP juga saya kira tak kuat dana bila harus sampai menurunkan Massa Aksi kalau masih diselingi dengan psywar Massa. Kemarin saja Relawan 03 banyak yang disuruh pakai duit sendiri bagikan Kalender ke Daerah, ini hanya menimbulkan gejolak kecil

Kalaupun PDIP dan NasDem serius terus lanjut habis-habisan. Solusinya mudah saja, bagaimana kalau Jokowi menggunakan Dektrit Pembubaran? Alasan karena PDIP Partai Terkorup dan NasDem menerima aliran suap SYL Bagaimana? Kan repot juga. Belum kalau Harun Masiku dikejar, bisa kena pion-pion utama PDIP.

Itu masih soal PDIP dan NasDem, kalau PPP Ketua Bappilunya sudah ucapkan Selamat ke 02, Sisa PKB. PKB konon mulai goyah. Bisa saja Cak Imin dikudeta, banyak kok Kader PKB Potensial seperti Mantan Sekjen PKB Gus Ipul, Menteri Agama Yaqult, Khofifah dan lainnya.

Itu juga Anies, Imin dan Ganjar sangat mudah disikat KPK. Partai 01 dan 03, sudah tak berkutik. Anies dan Ganjar tinggal menikmati hari-hari tenggelamnya karir mereka. Tak akan ada Partai melirik lagi, selesai sampai angin tak ada lagi di Planet ini

Check Also

Tokoh, Kyai, Alumni HMI, Artis Dan Politisi Satu Persatu Percaya Dan Temui Muhammad Qasim Yang Sedang Berada Di Jakarta

Kehadiran Qasim di Jakarta mendapat dukungan dan berita baik satu persatu. Selain permintaan maaf dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *