Kiprah Mantan Ketum PB HMI Noer Fadjriansyah Urus BUMN

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menunjuk anak muda untuk menduduki posisi direksi di perusahaan BUMN. , Erick memberi tempat Noer Fajrieansyah sebagai Direktur Kelembagaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), siapakah dia?

Pria 37 tahun tersebut sebelumnya merupakan Direktur Strategic, Portofolio & IT PT Pos Indonesia (Persero) sejak tahun 2017. Fajrie, sapaan akrab Noer Fajrieansyah juga sudah malang melintang di berbagai perusahaan BUMN.

Jadi Direktur

Pria kelahiran Jakarta, 4 Februari 1983 ini mengawali karier sebagai seorang profesional di PT Antam Tbk pada 2007-2009. Setelahnya, pada tahun 2010, dirinya pindah ke BP MIGAS yang saat ini menjadi SKK Migas.

Dirinya kemudian dipercaya sebagai Ketua Komite audit PT Hotel Indonesia Natour (Persero) dan ditunjuk sebagai Komisaris PT Hotel Indonesia Natour tahun 2014. Setelah itu Fajrie menjadi Direktur Keuangan dan berpindah menjadi Direktur Corporate Resources di PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI), dan setelahnya menjadi salah satu direksi di PT Pos Indonesia.

Saat menjadi direksi di PT Pos Indonesia, dirinya mampu mengubah cara kerja Pos Indonesia dari pola lama menuju digitalisasi informasi. Dirinya pun mengembangkan berbagai inovasi seperti video conference SPACE, sistem teknologi pendistribusian bantuan sosial tunai hingga mengembangkan aplikasi layanan keuangan Pos Giro.

Selain itu, dia juga mensinkronisasikan penggunaan teknologi dengan hampir semua layanan di Pos Indonesia, mulai dari pelayanan logistik, hingga jasa keuangan.

Dalam catatan pergerakan, Noer Fadjriansyah tercatat sebagai pendiri LISUMA (Lingkar Studi Mahasiswa), pernah menjabat sebagai Ketua Umum PB HMI, Ketua Umum DPP KNPI dan Caleg PDI-Perjuangan di Pemilihan Legislatif 2014.

Suami dari Meutya Hafidz Anggota DPR-RI dari Golkar ini dikenal penuh inovatif kala memimpin PB HMI bahkan sampai membuat acara di Bakrie Tower. Sebelum dan sesudahnya tak pernah PB HMI membuat acara semegah dan sebesar itu

Check Also

Prabowo Dan Prof. Dasco, Kalam Dan Kuasa Membangun Dunia Dengan Indonesia Digdaya

Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute) Tiap membahas geopolitik dan krisis global, Prabowo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *