Mantan DPR Gerindra BHS Menyesal Bantu Anies 3 Milyar Saat Pilkada DKI

Imbas serangan yang bertubi-tubi tanpa dasar oleh Capres Nomor urut 1 Anies Baswedan kepada Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto pada debat ketiga capres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (71) lalu, menimbulkan kegeraman dari Bambang Haryo – Anggota DPR RI Partai Gerindra.

Pasalnya, Anies mendapat tiket maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub 2017 dari partai berlambang garuda tersebut.

Anies kala itu berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno yang saat itu merupakan kader Gerindra.

Anggota Dewan Pakar DPP Gerindra, Bambang Haryo Soekartono mengungkapkan kekecewaannya kepada Anies usai debat yang bertemakan pertahanan, keamanan, geopolitik, hubungan luar negeri dan globalisasi.

BHS akrab disapa membeberkan pengorbanan para Anggota DPR Gerindra periode 2014-2019 saat memenangkan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

“Jadi seluruh anggota DPR RI Fraksi Gerindra di 2014-2019 yang berjumlah 73 orang saat itu diperintahkam Pak Prabowo Subianto untuk mengumpulkan dana sumbangan pemenangan Anies – Sandi minimal Rp1 miliar rupiah per anggota DPR RI,” kata BHS, Selasa malam (9/1).

“Untuk BHS sendiri yang saat itu duduk di Komisi V DPR RI ikut berpartisipasi memberikan sumbangan pribadi Rp3 miliar rupiah dan itu ikhlas untuk kemenangan Pak Anies pada waktu itu, tetapi saya sangat kecewa melihat debat capres, dimana Anies lebih banyak menyerang personal Pak Prabowo Subianto disaat debat publik. “Ungkap Pria yang Juga Ketua Dewan Penasihat DPD Partai Gerindra Jatim ini.

“Dan bahkan seluruh anggota DPR RI di minta oleh Pak Prabowo Subianto untuk mengerahkan anggota dan relawannya minimal 100 relawan untuk mensosialisasikan tentang Anies – Sandi sekaligus membantu saksi kemenangan Anies – Sandi dengan anggaran dari masing masing anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra itu sendiri selama beberapa bulan dan saya juga bertugas saat itu sebagai juru kampanye mengirimkan relawan sekitar 300 relawan untuk kemenangan Anies – Sandi” Tegas Bambang Haryo

Menurut Dewan Penasihat TKD Prabowo-Gibran Jawa Timur (Jatim) itu, Anies dalam berdebat sangat tidak beretika.

“Dan ternyata dalam debat yang harusnya adu gagasan dan data yang dikeluarkan, ternyata malah sentimen pribadi dan personal yg dilontakan oleh Anies, ini etikanya tidak bagus. Jadi benar kata Pak Prabowo, Anies tidak berhak untuk bicara etika. “Tutup BHS

 

Check Also

Tokoh, Kyai, Alumni HMI, Artis Dan Politisi Satu Persatu Percaya Dan Temui Muhammad Qasim Yang Sedang Berada Di Jakarta

Kehadiran Qasim di Jakarta mendapat dukungan dan berita baik satu persatu. Selain permintaan maaf dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *