Bom Bunuh Diri Di Pakistan Terus Terjadi, Keterlibatan India Kedepan Bakal Makin Brutal Sesuai Mimpi Muhammad Qasim

Bom Bunuh Diri Di Pakistan Terus Terjadi, Keterlibatan India Kedepan Bakal Makin Brutal Sesuai Mimpi Muhammad Qasim

Pemerintah Pakistan mengumumkan korban tewas ledakan bom bunuh diri di sebuah Masjid di Mastung bertambah menjadi 59 orang. Pakistan juga mencurigai lembaga intelijen India terlibat dalam ledakan itu.

Ledakan bom itu sendiri terjadi di sebuah masjid di daerah Mastung, bagian Selatan Provinsi Balochistan pada Jumat kemarin. Pelaku meledakkan bomnya di dekat mobil polisi yang terparkir di sekitar orang-orang yang sedang berkumpul merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Otoritas Pakistan sejak lama menuduh India mensponsori kelompok ekstremis di Pakistan. Tuduhan ini selalu dibantah oleh pemerintah India. “Sipil, militer dan institusi lainnya akan bekerja sama mengusut pihak yang terlibat dalam bom bunuh diri di Mastung,” kata Menteri Dalam Negeri Pakistan Sarfaraz Bugti kepada media di Ibu Kota Balochistan, Quetta dikutip dari Reuters, Minggu (1/10/2023).

Ya keterlibatan India dalam upaya melemahkan Pakistan makin terasa. Berikut penjelasan dalam Mimpi Muhammad Qasim.

Mimpi Muhammad Qasim, 13 Mei 2018.

Inilah penjelasan bagaimana huru-hara di Pakistan dan kebangkitan Islam di zaman kita akan bermula! Berikut mimpinya:

13 Mei 2018, aku (Qasim) lihat mimpi ini dimulai dg adegan huru-hara di Pakistan dan rakyat dirundung oleh rasa takut dan cemas. Sumber daya dan dana di Pakistan juga telah habis. Tentara Pakistan gagal mempertahankan keamanan dan ada perdebatan tentang apakah negeri ini akan tetap berdiri, atau tidak?

Memanfaatkan situasi kacau ini semaksimal mungkin, India melancarkan berbagai serangan terhadap Pakistan dan mulai membunuhi rakyat kami dlm jumlah besar di berbagai wilayah.

 

Jumlah Tentara Pakistan amat sedikit dan mereka terus bergerak sepanjang perbatasan tapi mereka tak bisa mempertahankan seluruh area secara efektif. Setiap rakyat Pakistan muram melihat kondisi Pakistan yg menyedihkan itu. Lalu, India melancarkan serangan agresi lain di suatu wilayah dan Tentara Pakistan bergerak kesana utk menghadapi situasi tsb.

Aku hanya melihat dua buah helikopter di seluruh gudang senjata Tentara Pakistan. Ketika melihat hal tersebut, aku berkata kepada diriku sendiri, bahwa situasi ini adalah tafsir dari sebuah mimpiku dulu dimana aku melihat bahwa amunisi Pakistan sudah habis dan mereka hanya tinggal punya dua helikopter tersisa dan masih ada sisa amunisi bersama Kepala Tentara Pakistan dan ada sebuah mesin berbentuk tank di sisi sebelah lain yg belum hancur.

Dan, pada masa inilah, orang2 mulai mengeluh kepada Kepala Tentara bahwa kalau saja dia mendengarkan mimpi2nya Qasim sebelum ini, pastilah mereka tidak akan menghadapi situasi seperti ini. Lalu, orang2 mulai berkata kepadaku: “Qasim, tolong perbuat sesuatu dan keluarkan kami dari kesengsaraan ini.”

 

Melihat situasi parah itu, aku berkata bahwa ini semua sudah terlambat, bagaimana aku bisa memperbaiki kesemua kekacauan ini dan aku tak mengacuhkan ucapan orang2 kepadaku. Lalu orang2 menjadi putus asa yaitu bahwa tidak ada jalan keluar dari ini semua. Maka, India mulai melancarkan operasi besar di beberapa tempat dan mulai membunuhi orang2 Pakistan.

Pada masa itu, presiden Amerika Serikat mulai berkata kepada India: “Hentikan pembunuhan ini! Kamu hanya diperintahkan untuk menguasai Pakistan bukan membunuhi mereka!” setelah itu, India menghentikan operasi besar mereka. Aku menjadi sangat sedih melihat situasi ini, yaitu bahwa kami harus menghadapi penghinaan ini dan orang2 Pakistan jg menjadi sangat berduka.

Sekali lagi, org2 mulai berpaling kepadaku dan mencoba mendorongku untuk melakukan sesuatu. Kepala Tentara Pakistan jg berkata: “Qasim, kami salah! Kami seharusnya mendengarkanmu dalam situasi apapun dan kami seharusnya membuat rencana utk menyelamatkan Pakistan. Kami telah berbuat kesalahan dan kami menyesal. Tolong, perbuatlah sesuatu dan tolonglah kami.”

Aku berkata, tanpa rahmat dan pertolongan dari Allah SWT, aku tak akan mampu berbuat apapun. Di masa inilah, aku mendapatkan firasat kuat bahwa, apapun yg aku katakan maka Allah SWT akan menjadikannya nyata dg rahmat-Nya. Maka, aku menyeru asma Allah SWT dan berkata kpd diriku sendiri bahwa mereka belum pun melihat Pasukan Allah Jalla Jalaluhu.

Maka, aku memanggil dan sepasukan besar JET TEMPUR, mesin2 perang lainnya dan tank-tank tampil keluar ke dunia dan India sangat amat terkejut ketika melihat gudang senjata ini. Lalu, aku berkata, dg pertolongan Allah Azza Wajal, sekarang kita semua akan mengakhiri semua jenis kegelapan (kejahatan/kelaliman) dan TIDAK AKAN ADA YANG SANGGUP MENGHENTIKAN KITA. [mimpi pun berakhir disana]

Check Also

KAUP Berqurban, ATUM Institute Ungkap Makna 3 Sila Dari Pancasila Atas Hakikat Berkurban

KAUP yang merupakan wadah Alumni Universitas Pancasila menyelenggarakan Acara Berkurban   KAUP seperti diketahui dipimpin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *