Firasat Gus Dur Dan Kitab Jawa Kuno Bahwa Prabowo Akan Jadi Presiden/Satrio Ke 8, Prabowo Mirip Arjuna

Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute)

Salah satu ramalan yang sering dikaitkan dengan Prabowo Subianto adalah ramalan Jayabaya, dan Gus Dur.

Salah satu ramalan yang sering dikaitkan dengan Prabowo Subianto adalah ramalan Jayabaya, dan Gus Dur

 

Selain prediksi Jayabaya, ada juga prediksi lain yang dikaitkan dengan Prabowo Subianto, yaitu prediksi Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, mantan presiden Indonesia keempat yang juga merupakan tokoh Muslim dan ulama.

 

Gus Dur dikenal sebagai seorang yang visioner, cerdas, dan humoris.

 

Ia juga sering memberikan prediksi-prediksi yang kadang terbukti benar, seperti tentang kemenangan Joko Widodo di pemilu 2014.

 

Salah satu prediksi Gus Dur yang disebut-sebut berkaitan dengan Prabowo Subianto adalah sebagai berikut:

 

 

 

“Prabowo itu akan jadi presiden, tapi bukan sekarang. Nanti kalau sudah tua. Kalau sudah tua, dia akan jadi presiden yang baik. Dia akan memperbaiki banyak hal….”demikian isi sebagian pesan Gus Dur.

 

Prediksi ini disampaikan oleh Gus Dur kepada salah satu sahabatnya, Ahmad Suaedy, pada tahun 2009, sebelum Gus Dur meninggal dunia. Prediksi ini kemudian ditulis oleh Ahmad Suaedy dalam bukunya yang berjudul “Gus Dur dan Pergulatan Islam Indonesia” (2011).

 

Ramalan Jayabaya

 

 

Prabowo Subianto dikait-kaitkan dengan sosok Satria Piningit ke-8.

Satria Piningit ke-8 ini kemudian coba diurai rinci, ciri-cirinya. Salah satunya, dia merupakan sosok yang penuh dengan ambisi. Selain itu, sosok ini juga disebut sulit untuk ditebak pemikirannya.

 

“Sosok Satria Piningit ke-8 ini adalah sosok penuh perjuangan, tetapi sosok ini membawa ambisi, karena pernah terjadi. Sosok ini sangat-sangat meyakini arti tentang kekuasaan.”

 

“Sosok ini juga berpendapat, tanpa kekuasaaan tak akan bisa mengubah apapun,” kata dia lagi.

 

 

Prabowo Sesuai Kriteria?

Dalam sebuah kitab kuno, Prabu Jayabaya mengungkap ciri-ciri dari Satrio Piningit. Banyak yang berspekulasi jika ciri-ciri tersebut identik dengan yang dimiliki oleh Prabowo.

 

Prabowo Subianto merupakan salah satu bakal calon Presiden Indonesia yang akan bertarung pada Pilpres mendatang. Dirinya akan maju dan bersaing dengan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

 

Dalam ramalan Jayabaya disebutkan, Satria Piningit membawa trisula kemenangan. Trisula weda yang dimiliki oleh Satria Piningit ini bukanlah berupa benda seperti yang kebanyakan kita ketahui.

 

Melainkan sebuah pemaknaan jika dalam satu tongkat terdapat tiga unsur kekuatan. Kekuatan trisula tersebut dimaknai sebagai ilmu, amal dan iman.

 

Di satu sisi, banyak yang perpendapat jika makna trisula tersebut dimiliki oleh Prabowo Subianto. Sebab, Prabowo merupakan jenderal TNI berpangkat Letnan Jenderal atau tiga bintang. Tiga bintang itulah yang kemudian banyak disebut sebagai makna trisula dari ramalan Jayabaya akan Satria Piningit.

 

Kemudian soal watak Bharata Krisna, yang diasosiasikan sebagai sosok berkarakter dani berwatak tegas, serta dikait-kaitkan dengan Prabowo, termasuk dijelaskan ciri-ciri tampan, berwibawa, serta lantang menyuarakan kebenaran.

 

Romo Witak Condro dari sesepuh Jawa menyebut sosoknya mirip dengan Jokowi, seperti arjuna, ramah, kerap menebar senyuman, tegas, tekun dan tidak suka adanya permusuhan.

 

“Tidak jauh dari presiden ketujuh. Diikuti sifat-sifatnya, orangnya ramah, always smile, tidak suka marah, tekun, tegas, presiden ke-7 tidak jauh dari presiden akan datang,” ucapnya.

 

“Sifatnya arjuna, menjauhi permusuhan. Kalau sedang menghadapi musuh, dia maju tak gentar, dia akan tetap maju”kata dia

 

Ksatria

 

Yang pasti pemimpin kedepan menurut berbagai prediksi adalah yang terbaik bak arjuna, kalau istilah Gus Dur memperbaiki banyak hal dan sikap-sikap Ksatria ada pada Prabowo-Gibran. Ketulusan, Kharismatik dan seterusnya

 

Arjuna Sejati

 

Gus Dur pun pernah mengemukakan pendapatnya tentang Prabowo.

 

Saat itu, ia menyebut Prabowo sebagai orang yang ikhlas sehingga cocok sebagai pemimpin bangsa.

 

“Kalau orang yang paling ikhlas kepada rakyat Indonesia itu Prabowo. Ya, banyak lah (hal) yang menunjukkan betapa dia ikhlas betul kepada rakyat Indonesia,” ucap Abdurrahman Wahid dalam

Check Also

Gus Teguh : Berkurban Sebagai Tanda Syukur

Mensyukuri nikmat adalah salah satu kewajiban yang sering kali terlupakan oleh manusia. Banyak dari kita …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *