Ini Sorotan KOHATI PB HMI Terkait Penunjukan Pejabat Kepala Daerah

Ini Sorotan KOHATI PB HMI Terkait Penunjukan Pejabat Kepala Daerah

Ketum PB KOHATI Umiroh menegaskan, apabila negara berkomitmen menyediakan serta memberikan ruang-ruang bagi perempuan dalam kepemimpinan nasional maka seharusnya dari jumlah penjabat kepala daerah setidaknya menempatkan keterwakilan perempuan.

“Pada tahun 2023 ini total daerah yang akan diisi oleh penjabat kepala daerah sebanyak 170 daerah dengan rincian 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 38 kota. Dari jumlah itu menjadi pertanyaan adalah berapa kuota untuk perempuan. Sejauh ini kami melihat belum ada perempuan,” kata Umiroh.

Dia mengingatkan Undang-Undang secara tegas mengakomodasi adanya kuota 30 persen bagi perempuan.

Menurut Umiroh, hal tersebut tidak boleh hanya sekadar menjadi peraturan tanpa adanya upaya untuk mewujudkan.

Dia berharap pemerintah memberi ruang bagi penguatan kebijakan dan strategi afirmasi dengan menempatkan perempuan pada posisi penting, tidak terkecuali penunjukan penjabat kepala daerah

Umiroh juga berharap pemerintah juga tidak mengabaikan potensi perempuan untuk memiliki peluang yang sama menjadi penjabat kepala daerah.

Bank Dunia sejak tahun 2012 sepakat bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama untuk aktif secara politik dan membuat berbagai keputusan dan kebijakan.

Dengan demikian, akan muncul kebijakan-kebijakan yang lebih representatif dan inklusif untuk mencapai pembangunan yang lebih baik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Indonesia pada 2022 yang mengukur partisipasi aktif laki-laki dan perempuan pada kegiatan ekonomi, politik, dan pengambilan keputusan baru menunjukan angka 76,59.

“Bahwa kepemimpinan perempuan hari ini sangat esensial bagi kesejahteraan bangsa, bahkan juga dunia. Oleh karenanya menjadi suatu niscaya untuk diperjuangkan agar bisa mendapatkan kesempatan yang sama,” pungkas Umiroh.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian melantik 9 Penjabat (Pj) Gubernur yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Bali, Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan pada Selasa (5/9).

“Semua penjebat gubernur yang dilantik adalah laki-laki, tidak ada keterwakilan perempuan,” ujar Umiroh.

Check Also

Seketaris Gerindra DKI Pertanyakan Statment Anies Mau Mengembalikan Jakarta

Wakil Ketua DPRD DKI dari Gerindra Rani Mauliani mempertanyakan maksud Anies Baswedan yang mengatakan akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *