Kabut Cinta PDIP, PKB Dan PKS, Duh..Emen, Eh Imin

Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute)

Sejumlah kelompok yang berhaluan selain PKS kemarin dengan gagah berani membawa rombongannya dihadapan Ganjar langsung. Tiba-tiba hari ini mendeklarasikan siap cabut dukungan ke Ganjar akibat wacana PDIP siap koalisi dengan PKS.

PDIP yang kerap diposisikan dengan berbagai citra buruk oleh PKS. Memang tak ada sejarahnya berkoalisi dengan PDIP. Pasti lebih mudah menjelaskan ke akar rumput untuk berkoalisi diluar PDIP tapi masalahnya apa pihak lain bakal menerima PKS. Nasib PKS kian tak jelas. Kanan tak bisa, kiri tak bisa tapi.

Imin pun nampaknya sudah lelah melawan PB NU. Koalisi dengan Ganjar adalah wacana pelarian bagi Imin atas hancur leburnya citra Imin dimata sktruktur NU akibat kerap melawan PB NU

Lagu Emen cukup menggambarkan nasib Imin . Lagu yang menggambarkan nasib akibat mau dikawinkan paksa menimpa Imin yang mau dikawin paksakan dengan Anies. Akibatnya PKB kehilangan daya genjot dukungan basis pemilih Jokowi dan NU dan sejumlah musibah lain. Maka koalisi PKB dengan PDIP bila terjadi. Ya nasibnya mirip Koalisi PKS ke PDIP. Terpaksa, ke yang lain terlalu dendam dan gengsi, tinggal PDIP. Ini bisa kita bayangkan Imin yang bawa kentongan dan slepet selama kampanye bakal kian tersiksa bila bersama PDIP. PKS dan PKB sadar, PDIP bukan partai yang nyaman bagi Koalisi yang ikut dia.

Duh Emen, lagu yang cocok buat dua Emen, yaitu Sohibul Iman (Wakil Ketua Majelis Syuro PKS yang paling getol dulu di PKS supaya PKS mengusung Anies sohibnya sendiri) dan Imin (Ketum PKB). Pilpres kalah, merapat ke tempat tak nyaman pula, Duh Emen..

Check Also

Keunggulan Konsolidasi Serta Penguatan Oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Dalam Menghadapi Pilkada

Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute) Prof. Dasco merupakan Ketua Harian Partai yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *