Teguh Anantawikrama Dan Komisi A DPRD Surabaya : Lindungi Warung Kecil Surabaya!

Teguh Anantawikrama Dan Komisi A DPRD Surabaya : Lindungi Warung Kecil Surabaya!

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni menyoroti fenomena maraknya toko kelontong yang buka 24 jam dan masifnya investasi arus modal besar ke sektor usaha warung kopi (Warkop) di Kota Surabaya.

Fathoni menduga, maraknya toko kelontong di Surabaya dengan strategi bisnis yang berdempetan seperti minimarket terdapat pengusaha besar di belakangnya

“Kami menduga itu berkaitan dengan arus modal besar yang masuk ke sektor mikro kita,” tegas Fathoni Senin (13/11).

Fathoni menjelaskan, bila pemkot mendiamkan maka toko-toko kelontong yang dikelola rakyat untuk mencari makan akan kalah dalam iklim persaingan usaha.

Karena itu, ia berharap temen-temen Pemkot melakukan pendataan agar arus modal besar tersebut tidak masuk ke jenis usaha yang selama ini dijalankan oleh warga masyarakat.

“Nah kalau kemudian itu harus modal besar, ya dia harus berusaha sesuai dengan jumlah modalnya, jangan masuk ke sektor yang paling riil, nanti toko kelontong rumahan lambat laun akan tutup,” beber Fathoni.

Sebab, urai caleg incumbent ini, mereka akan kalah bersaing mulai dari harga dan kualitas barang.

Selain toko kelontong, Fathoni mengaku disambati paguyuban pedagang warung kopi (Warkop) di Surabaya.

Paguyuban itu, tambah Fathoni juga mengeluhkan masifnya investasi arus modal besar ke sektor usaha Warkop di Kota Surabaya, dengan kamuflase Warkop-warkop di jalan protokol yang jumlahnya lebih dari satu

“Dari pengamatan empiris saya, ada dua merek warung kopi itu yang ada hampir di berbagai jalan protokol di Kota Surabaya,” terang Fathoni.

Masifnya modal besar ke sektor Warkop itu, Fathoni menduga juga mempunyai arus modal besar. Dan mestinya pemain besar seperti ini masuknya ke industri Cafe.

Sehingga papar Fathoni tidak menggerus Warkop rakyat yang selama ini dikelola perseorangan

“Dua hal itu saya berharap, Pemkot memberikan langkah yang strategis demi melindungi pelaku UMKM kita yang selama ini sudah berjasa kepada pemkot menggerakkan ekonomi riil di kota Surabaya,” demikian Arif Fathoni.

Sementara itu Bakal Calon Gubernur Jatim sekaligus Ketua Gernas UMKM Bangkit Teguh Anantawikrama yakin Walikota Surabaya memiliki concren yang semakin tinggi atas nasib pengusaha kecil di Surabaya.

“Kami melihat saat ini APBD Surabaya harus dinaikkan signifikan bagi pemberdayaan UMKM, warung kecil harus di back up habis-habisan, jangan ada yang berjalan terseok-seok seolah negara gagal hadir”ujar Teguh Anantawikrama

Teguh menyebut pihaknya kerap menyalurkan bantuan untuk UMKM kecil di Surabaya sejak lama

“Kita harus hentikan pemberengusan nasib rakyat kecil akibat sistem yang kurang mendukung dan sebagainya, program melawan kemiskinan harus kita pacu lebih dashyat nanti”tegas Teguh Anantawikrama

Check Also

Keunggulan Konsolidasi Serta Penguatan Oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Dalam Menghadapi Pilkada

Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute) Prof. Dasco merupakan Ketua Harian Partai yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *