Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Hadiri Penganugerahan Gelar Guru Besar Kehormatan Kepada Wakil Ketua MA Prof. Dr.H.Sunarto S.H.,M.H.

Wakil Ketua DPR-RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad menghadiri acara Sidang Universitas Airlangga dalam rangka penganugerahan Guru Besar Kehormatan kepada Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Bapak Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. Acara tersebut dilaksanakan pada Senin, 10 Juni 2024, pukul 09.00 – 12.00 WIB, bertempat di Gedung Garuda Mukti Lt. 5 Kantor Manajemen Universitas Airlangga Kampus C Mulyorejo Surabaya.

 

 

 

Sidang akan diawali dengan prolog sidang, prosesi masuk, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Airlangga, dilanjutkan dengan pembukaan sidang oleh rektor Unair Bapak Prof. Dr. Mohammad Nasih, S.E., M.T., Ak. dan diakhiri dengan doa yang dibacakan oleh Bapak Afri Andiarto, S.M.

 

Setelah itu Bapak Rektor mempersilahkan Guru Besar Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. untuk menyampaikan orasi ilmiahnya yang berjudul “Makna Penegakan Hukum dan Keadilan dalam Perkara Perdata”. Dalam orasinya Guru Besar menyampaikan, bahwa “Penegakan hukum dan keadilan merupakan dua pilar fundamental dalam sistem peradilan perdata. Penegakan hukum diartikan sebagai proses menegakkan norma-norma hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, termasuk hakim dalam perkara perdata. Di sisi lain, keadilan merujuk pada rasa tidak berat sebelah dan sesuai dengan apa yang seharusnya dalam menyelesaikan perkara perdata. Kedua konsep ini saling terkait erat dan tidak dapat dipisahkan dalam mencapai penyelesaian perkara perdata yang adil dan bermartabat. Penegakan hukum tanpa keadilan akan terasa hampa dan tidak memiliki makna. Sebaliknya, keadilan tanpa penegakan hukum akan sulit terwujud dan rawan dimanipulasi.” Ungkap Guru Besar.

 

“Penting untuk dicatat bahwa makna penegakan hukum dan keadilan dalam perkara perdata dapat terus berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi para hakim dan aparat penegak hukum lainnya untuk terus belajar dan meningkatkan pengetahuannya tentang hukum dan keadilan, sehingga dapat memberikan putusan yang semakin adil dan bermartabat.” Tambah sang Profesor.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan SK Guru Besar oleh rektor, sambutan, dan pemberian ucapan selamat.

Penganugerahan Guru Besar Kehormatan ini merupakan penghargaan yang diberikan UNAIR kepada Bapak Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. atas dedikasinya yang luar biasa dalam bidang ilmu hukum dan kontribusinya yang signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan bangsa.

 

Direktur Eksekutif ATUM Institute Abdullah Amas menyebut kehadiran sejumlah Tokoh termasuk Prof. Dasco memberikan dukungan dan semangat kepada Bapak Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. dalam menjalankan tugasnya sebagai Guru Besar Kehormatan UNAIR.

 

Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H.: Sosok Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial yang Dedikasi

 

Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. adalah seorang hakim berdedikasi tinggi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Yudisial. Beliau dilantik pada tanggal 3 April 2023 setelah sebelumnya menduduki posisi Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial sejak 23 Mei 2018.

 

6

 

Riwayat Karier dan Prestasi:

 

• Karier beliau di peradilan dimulai sejak tahun 1989 sebagai Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Manado.

 

• Beliau kemudian menjabat di berbagai posisi penting di lingkungan peradilan, termasuk Hakim di PN Jakarta Selatan, Hakim di Pengadilan Tinggi (PT) Ambon, Hakim Agung Ad Hoc di Mahkamah Agung, dan Ketua PT Denpasar.

 

• Pada tahun 2018, beliau terpilih sebagai Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial.

 

• Di tahun 2023, beliau kembali dipercaya untuk menduduki jabatan Wakil Ketua MA, kali ini di Bidang Yudisial.

 

Dedikasi dan Kontribusi:

 

• Sepanjang karirnya, Prof. Dr. H. Sunarto dikenal sebagai hakim yang tegas, adil, dan berintegritas tinggi.

 

• Beliau banyak memberikan kontribusi dalam pengembangan hukum dan peradilan di Indonesia, termasuk dalam modernisasi sistem peradilan dan peningkatan kualitas putusan hakim.

 

• Beliau juga aktif dalam berbagai kegiatan pembinaan dan pelatihan bagi para hakim dan aparatur peradilan lainnya.

 

Penganugerahan Guru Besar Kehormatan:

 

• Dedikasi dan kontribusi Prof. Dr. H. Sunarto di bidang hukum dan peradilan mendapatkan pengakuan dengan penganugerahan Guru Besar Kehormatan dari Universitas Airlangga (UNAIR) pada tanggal 10 Juni 2024.

 

• Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Makna Penegakan Hukum dan Keadilan dalam Perkara Perdata”, beliau menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan bermartabat untuk mewujudkan keadilan bagi masyarakat.

 

7

 

Prof. Dr. H. Sunarto merupakan sosok inspiratif bagi para hakim dan aparatur peradilan lainnya di Indonesia. Dedikasi dan kontribusinya dalam pengembangan hukum dan peradilan patut dicontoh dan diteladani.

 

Prof. Sufmi Dasco dalam kehadirannya, seperti diunggah berharap Semoga Ilmu yang ada bisa bermanfaat untuk Bangsa dan Negara serta menjadi Motivasi Generasi Muda untuk Mengejar cita-citanya dengan baik

Check Also

KAUP Berqurban, ATUM Institute Ungkap Makna 3 Sila Dari Pancasila Atas Hakikat Berkurban

KAUP yang merupakan wadah Alumni Universitas Pancasila menyelenggarakan Acara Berkurban   KAUP seperti diketahui dipimpin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *